Browse Month: December 2015

Penyebab Infeksi Rahim Yang Perlu Diketahui

Infeksi Rahim, Apa Penyebabnya?

Kira Kira 2-4% ibu yang melahirkan dengan cara normal mempunyai risiko terkena infeksi nifas. Risiko ini bahkan bakal meningkat sampai lima hingga 10 kali lipat kalau Kamu melahirkan lewat operasi caesar. Infeksi nifas ialah sejenis infeksi bakteri yang umumnya menyerang system reproduksi, terutama Infeksi Pada Rahim. Pada beberapa kasus, infeksi nifas juga dapat menyerang area tubuh lain seperti saluran kemih, payudara, paru-paru sampai pembuluh darah. Infeksi ini kebanyakan timbul enam bulan sesudah proses melahirkan.

Penyebab Infeksi Rahim Yang Perlu Diketahui

Kebanyakan, beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi nifas antara lain :

  1. Alat yang diperlukan saat proses persalinan ataupun setelah persalinan kurang bersih. Maka ada kemungkinan terkontaminasi bakteri pada alat-alat yang dipakai.
  2. Proses persalinan terlalu lama atau sebaliknya, terlalu mendadak maka tak tertangani dengan baik.
  3. Luka guntingan atau robekan selagi proses persalinan.
  4. Tertinggalnya sisa plasenta, selaput ketuban atau darah yang membeku di dalam rahim.
  5. Beberapa kondisi yang dapat menurunkan daya tahan tubuh seperti kekurangan gizi, perdarahan hebat, kelelahan dan preeklamsia.

Selain itu, infeksi nifas yang berlangsung di area lain umumnya disebabkan oleh bakteri yang menginfeksi puting payudara sampai lecet. Sedangkan infeksi paru-paru rata-rata disebabkan oleh ibu yang menerima pembiusan umum dan infeksi pembuluh darah disebabkan oleh pemakaian jarum suntik yang terkontaminasi.

Untuk mencegah terjadinya hal ini yaitu dengan menjaga kesehatan sewaktu hamil dengan konsumsi makanan yang bersih dan seimbang, menjaga kebersihan vagina dan sekitarnya, termasuk juga luka bekas jahitan saat buang air kecil ataupun buang air besar. Jangan Sampai lupa selalu cuci tangan memakai sabun sebelum menyentuh area genital dan anus. Saat membasuh, gerakan tangan sebaiknya dari arah depan ke belakang.

Incoming search terms:

  • penyebab infeksi rahim

Wanita Terberat di Dunia Berhasil Pangkas Bobot Tubuhnya

Catrina Raiford (38), pernah meraih gelar sebagai wanita terberat di dunia. Kini Catrina telah berjuang tentang bagaimana cara menurunkan berat badannya, dan atas usahanya itu maka patut untuk diacungi jempol. Usaha yang dilakukannya selama ini wanita terberat di dunia berhasil pangkas bobot tubuhnya sebanyak 227kg yang awalnya adalah sekitar 450kg-an. Namun ternyata, penurunan berat badannya yang ekstrim tersebut telah membuat tubuhnya menjadi bergelambiran lemak dengan total berat 63kg.

Wanita Terberat di Dunia Berhasil Pangkas Bobot Tubuhnya

Menurutnya, dia sudah senang dengan hasil pencapaiannya saat ini, tapi ternyata Catrina masih ingin menurunkan berat badannya secara perlahan. Bahkan, ia sedang berjuang untuk menghimpun dana sekitar $10.00 atau Rp. 136 juta dengan GoFundMe untuk bisa melakukan pengambilan lemak yang menggelambir di tubuhnya.

“Aku lebih bahagia sekarang dan merasa percaya diri. Biasanya aku selalu berada di kasur tapi kini aku bisa bergerak bebas,” pungkasnnya. Dikutip laman liputan6.com, Rabu (21/10/2015).

Banyak orang yang bertanya mengapa bisa bobot tubuhnya mencapai angka ratusan kg. Catrina memberi penjelasan, ternyata itu semua terjadi akibat dari pelecehan seksual saat masih anak-anak. Pada saat itu, ia mulai menjadi senang makan makanan mnis, permen, dan aneka makanan lain.

Pada umurnya yang ke 12thn, tubuh Catrina sudah sangat besar, yang akhirnya sang Ibupun membuat baju khusus untuknya. Di usianya yang ke 14th, berat tubuhnya sudah mencapai 2013kg. Karena kaget dengan semua itu akhirnya ia menemui psikiater untuk dapat mengatasi pola makan yang buruk tersebut. Namun tidak sampai disitu, Catrina terus makan apa yang ia sukai hingga bobot tubuhnya mencapai 450kg-an.

Yang pada 2003 ia merasa kesulitan untuk bernafas dan akhirnya benar-benar berniat untuk menurunkan berat badan. Sedikit demi sedikit iapun berhasil melakukannya.