Browse Month: July 2016

Cara Menghilangkan Lendir Di Tenggorokan Secara Tradisional

Resep Obat Tradisional untuk Cara Menghilangkan Lendir Di Tenggorokan | Gangguan tenggorokkan karena lendir memang sangat mengganggu, tapi ada beberapa cara untuk menghilangkan lendir secara efektif dan alami. Munculnya lendir di tenggorokkan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, bisa berupa radang yang diakibatkan oleh infeksi bakteri atau virus, faktor cuaca, debu, lingkungan yang kurang sehat, alergi makanan, asap rokok, asap kendaraan dan sebagainya. Semua orang bisa mengalami gangguan tenggorokkan baik anakanak ataupun orang tua. Gejalanya pun biasanya disertai dengan batuk, pilek, gatal atau sakit tenggorokkan, pusing dan demam.

Adanya lendir di tenggorokkan biasanya menyebabkan rasa pahit di lidah dan mulut sehingga menurunkan nafsu makan penderita. Lendir di tenggorokan juga biasanya akan mempengaruhi indera yang lainnya, seperti hidung yang tersumbat, pendengaran yang terganggu karena saluran telinga juga bisa ikut tersumbat.

Cara Menghilangkan Lendir Di Tenggorokan Secara Tradisional

radang tenggorokan

Menghilangkan lendir di tenggorokan tidak harus dengan cara mahal, tapi bisa dengan mudah menggunakan bahan yang tersedia di alam. Cara ini tentunya lebih aman dan tanpa efek samping. Dibawah ini cara-cara menghilangkan lendir di tenggorokan secara Tradisional yang bisa anda coba sendiri di rumah.

1. Batuk efektif
Batuk efektif merupakan cara menghilangkan lendir di tenggorokan dengan teknik batuk yang benar. Caranya cukup mudah, yaitu anda duduk pada posisi tegak, siapkan tisu atau wadah untuk menampun lendir/dahak. Pertama lakukan latihan pernafasan, yaitu dengan menghirup nafas dalam-dalamdari hidung, tahan, dan dibuang secara perlahan melalui mulut. Lakukan ini sebanyak 2x. Lalu gerakkan yang ketiga anda menghirup nafas kembali melalui hidung, tahan sampai 3 hitungan kemudian batukkan dengan kuat 2/3 kali secara berturut-turut tanpa menghirup nafas. Pada saat batuk tersebut, keluarkan lendir pada tisu atau wadah penampun yang telah disiapkan.

2. Daun mint
Daun mint berfungsi untuk melegakan tenggorokan dan sering digunakan sebagai bahan alami ekspetoran (pengencer dahak). Caranya siapkan beberapa lembar daun mint, cuci sampai bersih, masukkan pada segelas air panas, tunggu beberapa saat, dan minum selagi hangat.

3. Berkumur dengan air garam
Cara ini juga efektif untuk menghilangkan lendir di tenggorokan yakni dengan menyiapkan segelas air hangat kemudian tambahkan 1 sendok garam aduk sampai rata, gunakan air tersebut untuk berkumur beberapa kali.

4. Perbanyak asupan cairan
Dengan banyak meminum air putih maka daya tahan tubuh akan semakin meningkat, metabolisme tubuh menjadi lancar, dan turut mengencerkan lendir/dahak di tenggorokan sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Agar lebih nyaman, minumlah air putih dalam keadaan hangat.

5. Perbanyak konsumsi buah
Buah merupakan jenis makanan yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan tubuh dengan cara mengaktifkan berbagai enzim dan antibodi dalam tubuh untuk melawan berbagai penyakit. Dengan banyak mengkonsumsi buah, maka kuman penyebab radang tenggorokan pada saluran pernafasan pun akan dilawan secara alami dari dalam tubuh dan lendir/dahak yang ada didalamnya otomatis bisa hilang seiring matinya kuman penyebabnya.

Jika lendir dalam tenggorokan anda susah untuk dikeluarkan dalam waktu yang lama, dan disertai dengan gejala lain seperti batuk yang tidak kunjung sembuh, demam, keringat dingin, dan sebagainya, maka sebaiknya perikasakan diri anda ke dokter untuk mendeteksi penyebab dan penanganan lebih lanjut. Semoga Bermanfaat :))

Incoming search terms:

  • cara menghilangkan lendir dingin di tenggorokan dn mulut
  • cara mengeluarkan dahak akibat dari asam lambung secara alami
  • cara mengatasi reak asam lambung
  • cara mengatasi lendir karena asam lambung
  • cara meluruhkan lendir pada lambung
  • cara melunturkan dahak di tenggorokan
  • cara alami menghilangkan lendir di tenggorokan dan hidung
  • batuk mengurangi nafsu makan
  • Bagaimana agar lendir d tenggorokan hilang dan napas bisa panjang
  • tips mengurangi lendir di tenggorokan

Cara Mengatasi Bayi Kuning Saat Musim Hujan

Salah satu penyakit yang bisa dialami oleh bayi baru lahir adalah penyakit kuning atau disebut juga dengan jaundice. Penyakit ini disebabkan karena fungsi hati yang belum sempurna dalam menjalankan tugasnya sebagai penghancur sel darah merah. Kondisi tersebut menyebabkan pembentukan bilirubin sehingga merubah warna kulit menjadi kekuningan.

menjemur bayiBiasanya kadar bilirubin akan hilang setelah memasuki minggu ke dua dan tiga. Namun penyakit kuning juga dapat berbahaya bila memasuki minggu ke dua dan tiga tidak hilang, penyakit kuning muncul pada 24 jam pertama kelahiran (biasanya penyakit kuning muncul pada hari ke 3), si kecil tidak mau menyusu, warna urine coklat pekat seperti teh.

Biasanya dokter akan menyarankan bunda harus rajin menjemur bayi di bawah sinar matahari setiap pagi pada saat pukul 07.00 sampai dengan pukul 09.00. Cara tersebut sangata efektif sekali dalam menurunkan kadar bilirubinnya. Nah, yang menjadi permasalahan bagaimana bila cuaca mendung atau memasuki musim hujan ? matahari tidak akan bersinar cerah sehingga menggangu proses penyinaraan.

Macam-macam Terapi Bayi Kuning

terapi bayi kuningTidak perlu khawatir bunda, karena ada 4 terapi yang bisa dijadikan alternatif untuk mengatasi penyakit kuning pada bayi, yaitu :

  1. Terapi Sinar
    Terapi sinar biasanya dilakukan selama 24 jam atau sampai dengan kadar bilirubin dalam darah kembali normal. Sinar yang digunakan pada proses terapi ini biasanya menggunakan sejenis lampu neon dengan panjang gelombang tertentu dimana lampu tersebut disusun sebanyak 12 buah secara pararel. Di bagian bawah lampu tersebut di pasang sebuah kaca yang berfungsi untuk meningkatkan energi sinar sehingga lebih efektif. Pada saat proses terapi sinar berlangsung biasanya sinar yang berasal dari lampu diarahkan pada tubuh bayi, dengan seluruh pakaiannya dilepas kecuali bagian mata dan alat kelamin. Posisi bayi pun diubah-ubah telentang lalu telungkup agar penyinarannya berlangsung merata.
  2. Terapi Transfusi
    Jika dalam dua hari kadar bilirubin si kecil tetap meningkat sebanyak 20 mg/dl atau lebih maka harus dilakukan dengan terapi transfusi darah. Karena dikhawatirkan kelebihan bilirubin dapat menyebabkan kerusakan sel saraf otak yang menyebabkan gangguan motorik dan bicara. Oleh karena itu darah bayi yang sudah teracuni bilirubin akan dibuang dan ditukar dengan darah baru. Namun efek samping nya yaitu darah yang masuk ke dalam tubuh bayi bisa menularkan kuman penyakit.
  3. Terapi Obat-Obatan
    Selain itu juga bisa dilakukan dengan meningkatkan pengikatan bilirubin di sel hati bisa dengan menggunakana obat phenobarbital dan luminal. Bisa juga dengan menggunakan obat-obatan yang mengandung plasma atau albumin. Namun efek samping dari obat tersebut biasanya bayi menjadi sering mengantuk sehingga konsumsi ASI nya pun semakin berkurang dan dikhawatirkan kadar gula dalam darahnya berkurang dan memicu peningkatan bilirubin. Bila bunda ingin memberikan Obat Tradisional Penyakit Kuning pada Bayi Baru Lahir pilihlah Obat Tradisional yang paling aman dan tepat salah satunya bisa dengan menggunakan produk QnC Jelly Gamat yang bisa anda dapatkan di website Obat Hepatitis Kronis.
  4. Terapi Menyusui
    Agar bilirubin pecah melalui urin dan feses, bayi harus mendapatkan asupan ASI yang cukup. ASI mengandung zat-zat terbaik yang dapat memperlancar buang air besar dan buang air kecilnya.

Sebenarnya terapi untuk bayi kuning bisa juga kita lakukan di rumah dengan menggunakan lampu TL sinar biru. Demikian artikel mengenai Cara Mengatasi Bayi Kuning Saat Musim Hujan semoga dapat menjadi inspirasi anda. SEMOGA BERMANFAAT

| Cara Mengatasi Bayi Kuning Saat Musim Hujan

Incoming search terms:

  • cara mengatasi bayi kuning saat musim hujan
  • menjemur bayi saat mendung
  • cara mengatasi bayi kuning
  • mengatasi bayi kuning
  • cara mengatasi bayi kuning dirumah
  • mengatasi bayi kuning di musim hujan
  • cara mengatasi bayi kuning di rumah
  • menjemur bayi dikuasai mendung
  • cara menurunkan bilirubin pada bayi baru lahir
  • pengganti sinar matahari untuk bayi

Waspadai Serangan Penyakit Tipes Pada Anak dan Balita

Obat Tipes Untuk Anak | Penyakit Tipes merupakan suatu penyakit yang timbul karena infeksi yang menyerang pada usus. Infeksi tersebut disebabkan oleh memakan atau meminum sesuatu yang sudah terkontaminasi oleh bakteri Salmonella Thypti. Bakteri Tersebut yang kemudian masuk ke dalam tubuh anak lewat usus lalu menyebar ke seluruh tubuh. Seseorang yang sering mengalami penyakit tipes ini biasanya seorang balita yang sudah berumur 1 tahun keatas. Tapi tidak menutup kemungkinan orang dewasa tidak terkena penyakit tipes.

Penyakit ini disebabkan karena kurang menjaga kebersihan, contohnya tidak mencuci tangan sebelum makan, meminum air mentah secara lansung atau meminum air yang belum benar-benar masak. Kebiasaan buruk seperti itulah yang memudahkan penyakit tipes ini menyerang anak. Sebelum Mengenal penyakit tipes pada orang dewasa, kita akan mengenal terlebih dahulu Penyakit Tipes Pada Anak Terutama Anak Usia 1, 2, dan 3 tahun.

tipes anak

Gejala dan Ciri-ciri Penyakit Tipes Pada Anak

1. Biasanya gejala awal yang dirasakan ialah demam tinggo dengan intensitas 39-40 derjat celcius pada malam hari. Tapi jika siang hari demam akan menurun dan akan kembali tinggi menjelang malam hari, dan biasanya terjadi sekitar 3 minggu.
2. Mulut akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
3. Turunnya berat badan anak.
4. Otot otot terasa nyeri, juga sakit kepala yang berat.
5. Tubuh akan menggigil kedinginan.
6. Tekanan darah akan menurun.
7. Anak terserang diare atau bisa juga mengalami sulit buang air besar.
8. Perut terasa sakit akibat dari pembengkakkan limfa dalam hati.
9. Mual dan muntah-muntah.
10. Hilang nafsu makan anak yang menjadikan tubuh anak lemas.
11. Lidahnya terasa pahit juga bagian tengah lidah berwarna putih sedangkan bagian sisinya berwarna merah.
12. Mengalami peradangan tengorokan atau panas dalam, bibir pecah-pecah dan kering.
13. Timbul bercak merah kecil pada sekitar perut dan dada.
15. Jika sudah ada dalam kondisi yang parah, anak bisa mengalami gangguan kesadaran bahkan pingsan.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa penyakit tipes tidak memandang usia. Artinya baik itu orang tua atau pun anak-anak bisa saja terserang penyakit tipes. Bahkan bayi pun bisa saja terkena penyakit ini. Untuk itu kita harus waspada karena tentu saja daya tahan tubuh bayi masih sangat lemah.

Penyakit tipes ini harus segera ditangani. Meskipun pada awalnya hanya menunjukkan gejala yang ringan. Tetapi jika semakin lama dibiarkan atau tidak mendapat pertolongan, bisa saja akan mengalami kebocoran usus yang berujung pada kematian. Jika penderita tipes tersebut seorang bayi, anda harus lebih ekstra waspada, karena gejala tipes pada bayi lebih sulit terdeteksi. Pastinya bayi hanya bisa menunjukan gejala seperti tangisan dan rewe ketika ia merasa tidak nyaman karena penyakit tipes tersebut.

Pengobatan Penyakit Tipes Pada Anak

Sebelum penyakit tipes ini menjadi parah, sebaiknya segera periksakan anak ke dokter agar bisa melakukan pencegah dan pengobatan. dan banyak-banyak lah beristirahat.
obat-obatan yang biasa diberikan pada penderita tipes ini diantaranya antibiotik, analgesic, jika diperluka menggunakan cairan infus. Akan lebih baik lagi jika diberikan Obat Tipes Anak yang aman dan tidak memberikan efek samping bagi anak.
Mengkonsumsi makanan yang lunak dan mudah dicerna oleh usus, juga tidak boleh memakan makanan pedas atau asam.

Sekian mengenai Penyakit Tipes Pada Anak. Semoga Bermanfaat dan Lekas Sembuh.

Incoming search terms:

  • gejala tipes pada anak 1 tahun
  • gejala tipes pada anak 2 tahun
  • gejala tipes pada anak 4 tahun
  • gejala typus pada bayi
  • gejala tipes pada anak usia 3 tahun
  • tipes pada bayi 1 tahun
  • ciri tipes pada anak 1 tahun
  • gejala tipes pada anak
  • gejala tipes pada anak usia 2 tahun
  • ciri ciri penyakit tifus pada anak