Ketika Anak Kecil Menderita Tipes

Lakukan Pengobatan Sesegera Mungkin Jika Anak Terkena Tipes

Tipes merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi. Kuman ini bisa terdapat di dalam makanan yang tak bersih, khususnya makanan basah seperti bakso, siomay, es teler, es doger, atau mie ayam. Kebanyakan tipes dialami oleh anak-anak yang sering jajan di sembarang tempat.

“Selain melalui makanan, penularan tifus pun dapat melalui tangan penderita yang tak dicuci bersih. Contohnya kalau Kamu atau pengasuh terserang tifus dan menyiapkan makanan Si Kecil padahal tangan belum bersih, kuman tifus dapat menular pada Si Kecil,” ucap dr. Eveline.

Demam Tinggi
Tidak Hanya tipes, Kamu pernah mendengar penyakit paratifus, bukan? Menurut dr. Eveline, tidak ada hal signifikan yang membedakan antara tifus dan paratifus. Yang membedakan hanyalah jenis kumannya saja, ialah kuman paratyphi dan Salmonella typhi. Sedangkan gejala penyakitnya juga sama. Kamu mesti berhati-hati kalau Si Kecil mengalami demam dengan suhu sekitar 38-40° Celcius, terutama di malam hari selama 5 hari atau seminggu. Umumnya pada pagi atau siang, suhu tubuh bakal normal, tetapi menjelang tengah malam suhu dapat meningkat. Kalau di minggu kedua demam terasa sepanjang hari, kemungkinan besar Si Kecil benar-benar positif menderita tipes atau paratifus. Gejala lain yang khas yaitu adanya keluhan mual, nyeri, dan dapat disertai sakit perut seperti diare atau sembelit.Ketika Anak Kecil Menderita Tipes

Semakin jauh, dr. Eveline mengatakan, untuk mengetahui apakah demam dan gejala lain itu merupakan tifus atau paratifus, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium (tes darah) lewat tes widal, namun tes ini nyata-nyatanya belum 100 persen benar. Tes lain yang lebih akurat dan spesifik ialah tes Salmonella Imuno Globulin M (Salmonella IGM), tetapi cuma ada di rumah sakit-rumah sakit tertentu dikarenakan harganya memang lah lebih mahal dari tes widal.

Seperti penyakit pada umumnya, seandainya terdeteksi lebih cepat sehingga proses pengobatan juga bisa lebih baik maka tak memunculkan komplikasi. Tipes atau paratifus yang terlambat ditolong dapat menyebabkan infeksi yang parah pada usus. Akibatnya usus akan pecah atau dalam istilah medis dinamakan perforasi dan ini mesti dioperasi. Komplikasi lain yang tak kalah berat ialah terjadinya radang otak akibat tipes dan hepatitis karena tipes.

Pengobatan Tipes
Pengobatan Tipes Pada Anak dapat dilakukan baik di rumah maupun di rumah sakit, tergantung dari kesiapan pasien ataupun orang yang mengasuhnya. Pengobatan baik di rumah ataupun rumah sakit kebanyakan berlangsung sekitar 2 pekan. Jangan Sampai lupa untuk memberikan asupan cairan yang cukup agar ia terhindar dari dehidrasi dan memberi makanan yang lunak dan mudah dicerna.

Sebab tipes dan paratifus merupakan penyakit yang tak dapat memberikan kekebalan seumur hidup, bisa jadi Si Kecil terkena penyakit ini berulang kali sangat besar. Sebab itu, Kamu mesti memerhatikan pola makan dan kebersihan lingkungan sekitar. Biar terhindar dari makanan yang terkontaminasi kuman Salmonella typhi, biasakan untuk membawakan masakan Kamu sendiri yang merupakan bekal Si Kecil. Serta janganlah lupa, senantiasa mencuci tangan dengan sabun sebelum menyiapkannya.

Cara lain untuk mengurangi risiko tipes dan paratifus adalah dengan memberikan vaksin typhim, yang dapat diberikan untuk anak umur 2 tahun ke atas. “Vaksin tak menjamin tubuh Kamu atau Si Kecil terbebas dari suatu penyakit, namun vaksin bakal memperkuat daya tahan tubuh maka ketika suatu saat kuman menyerang, setidaknya membuat derajat penyakitnya lebih ringan. Untuk vaksin typhim sendiri akan diperkuat tiap 3 tahun sekali,” urai dr. Eveline.

Artikel Sebelumnya : Penyebab Terjadinya Infeksi Rahim

Leave a Reply